Kami sekeluarga menunggumu, Pak
Kawan-kawanmu juga menunggumu, Pak
Pulanglah, Pak..
Apakah kamu tidak tahu
Karawang pecah, Pak?
Pipa-pipa menancap ditubuh karawang kita
Asap-asap dari pabrik-pabrik mengotori karawang kita, Pak
Limbah-limbah membuat sungai-sungai dan kali-kali tercemar
Kami terpaksa tutup hidung, Pak
Karawang kita menangis
Karawang kita butuh kamu, Pak
Oooh...
Pulanglah, Pak
Apakah kau tidak ingat aku lagi?
Aku anakmu, Pak
Aku, adik, ibu dan semua orang merindukanmu, Pak
Apakah hanya dengan doa-doa saja
Aku harus menunggu?
Penguasa...!
PENGUASA...!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar